Pencarian

Puncak HAN ke-42 dan HARGANAS ke-33 Kalteng: Lindungi Anak dan Perkuat Keluarga Wujudkan Generasi Emas

Minggu, 26 Juli 2026 • 15:00:00 WIB 3 menit baca
Puncak HAN ke-42 dan HARGANAS ke-33 Kalteng: Lindungi Anak dan Perkuat Keluarga Wujudkan Generasi Emas
Penampilan seni tari oleh anak-anak usia dini di acara puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Bundaran Besar Talawang, Palangka Raya, pada Minggu (26/7/

KATANG.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi menggelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Bundaran Besar Talawang, Palangka Raya, pada Minggu (26/7/2026).

 

Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam melindungi hak anak serta memperkokoh ketahanan keluarga sebagai fondasi utama lahirnya generasi emas bagi daerah maupun bangsa.

 

Mengusung dua tema utama, yakni “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” untuk peringatan Hari Anak Nasional dan “Ayah Wajib Hadir” untuk Hari Keluarga Nasional, acara ini dihadiri oleh 815 peserta yang terdiri dari 750 anak tingkat PAUD, 15 keluarga penerima bantuan, serta 50 anak anggota Forum Anak Daerah.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar acara seremonial semata, melainkan momentum untuk menegaskan tanggung jawab bersama demi memastikan setiap anak di Kalimantan Tengah mendapatkan perlindungan hak dan pemenuhan kebutuhan dasarnya.

 

“Anak-anak saat ini tidak hanya menghadapi tantangan sosial dan pergaulan, tetapi juga ancaman baru seperti perundungan, kekerasan, pelecehan, perkawinan usia dini, hingga penyalahgunaan narkoba. Selain itu, perkembangan teknologi juga membawa dampak seperti tekanan sosial, perundungan siber, serta kecanduan gawai yang memengaruhi kesehatan mental mereka,” ujar Gubernur.

 

Menurutnya, investasi terbesar bagi masa depan Kalimantan Tengah dan Indonesia bukan hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik, melainkan pembangunan sumber daya manusia yang dimulai dari lingkungan keluarga.

 

Generasi emas tidak lahir secara kebetulan. Generasi emas lahir dari keluarga yang kuat, penuh kasih sayang, dan perhatian. Keluarga adalah madrasah pertama bagi anak-anak, dan merekalah yang akan meneruskan tongkat estafet pembangunan bangsa,” tegasnya.

Gubernur juga menekankan bahwa komitmen yang telah dibangun harus segera diwujudkan dalam tindakan nyata. Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat diminta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menjelaskan bahwa peringatan HAN dan HARGANAS menjadi barometer sejauh mana komitmen pemerintah dan seluruh pihak dalam menjamin setiap anak tumbuh bebas dari kekerasan, eksploitasi, serta diskriminasi.

 

Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan ini juga mencakup peningkatan perlindungan dan pemenuhan hak anak, serta penguatan peran keluarga khususnya optimalisasi keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Hal ini dilakukan untuk mendukung program penurunan angka stunting guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antarperangkat daerah demi mendukung visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

 

Rangkaian kegiatan pun dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi peserta, di antaranya senam bersama, lomba mewarnai, serta sosialisasi pencegahan paham radikalisme yang dilaksanakan di empat SMA/SMK se-Kalteng. Turut dilaksanakan juga Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah, pembagian bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting, pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak-anak.

 

Selain di tingkat provinsi, upacara peringatan HAN dan HARGANAS juga dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Tengah sebagai wujud kesatuan komitmen menjaga masa depan anak dan keluarga.

 

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran juga menyerahkan penghargaan dan hadiah kepada para pemenang lomba mewarnai, serta menyerahkan bantuan kepada keluarga yang berada dalam kelompok berisiko stunting. Langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan memastikan tumbuh kembang anak yang lebih baik.

 

“Mari kita bergotong royong dan berkolaborasi membangun lingkungan yang baik bagi anak-anak kita. Bersama kita perkuat ketahanan keluarga demi melahirkan generasi emas yang mampu membawa nama baik Kalimantan Tengah dan Indonesia di masa depan,” pungkas Gubernur dalam pesan penutupnya. (red/wis)

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks
Katang.ID - Media Berita Kalimantan Tengah TV YouTube

Berita Terkini

Indeks