KATANG.ID – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya telah berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, di tengah berlakunya jadwal pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah.
Koordinasi ini dilakukan jauh hari sebelum masa pendaftaran dimulai, untuk meminimalkan gangguan pada proses pendaftaran yang dilaksanakan secara daring. Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyampaikan kebutuhan tersebut kepada PLN.
“Kami berharap hingga pukul 13.00 WIB tidak terjadi pemadaman listrik, khususnya di wilayah sekolah yang melaksanakan proses pendaftaran,” ujar Jayani saat dikonfirmasi, Rabu (1/7/2026).
Selain berkoordinasi dengan PLN, Disdik juga telah menyiapkan langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi gangguan pasokan listrik. Salah satunya adalah kemudahan akses pendaftaran yang tidak terbatas pada jaringan listrik sekolah saja.
“Pendaftaran daring dapat dilakukan melalui telepon genggam, sehingga tidak selalu bergantung pada listrik di sekolah,” jelasnya.
Jayani menambahkan, sistem SPMB yang digunakan saat ini juga telah dirancang dengan keamanan data yang baik. Sistem mampu menyimpan informasi secara otomatis meskipun terjadi gangguan listrik atau putusnya jaringan internet.
“Setiap data yang dikirim akan tetap terekam di server. Jika ada gangguan, data yang belum terkirim akan tersimpan sementara dan masuk otomatis setelah koneksi pulih. Urutan waktu pendaftaran pun tetap tercatat akurat,” tegasnya.
Dengan persiapan tersebut, pihaknya memastikan masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi kendala teknis selama proses pendaftaran berlangsung.(red/wis)