Pencarian

Perkuat Konektivitas Udara, Buka Keran Peluang Investasi dan Pariwisata untuk Kotim

Senin, 22 Juni 2026 • 12:44:00 WIB 2 menit baca
Perkuat Konektivitas Udara, Buka Keran Peluang Investasi dan Pariwisata untuk Kotim

Ringkasan AI

  • Bupati Kotim, H. Halikinnor, memimpin audiensi dengan jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub RI di Jakarta, Kamis (18/6/2026). (FOTO : PROKOPIM)

*Ringkasan ini dibuat dengan bantuan AI

KATANG.ID –Bupati Kotim, H Halikinnor. Memimpin audiensi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kemenhub di Jakarta.

Audiensi tersebut dilakukan untuk mempercepat pengembangan Bandar Udara (Bandara) Haji Asan Sampit.

Langkah strategis ini, diambil guna meningkatkan kapasitas, memperkuat keselamatan penerbangan, dan memperluas konektivitas udara demi mendongkrak ekonomi daerah

“Pertemuan ini upaya nyata kami memperjuangkan pengembangan Bandara Haji Asan. Harapannya, bandara ini makin mumpuni dalam mendukung kemajuan daerah dan melayani mobilitas masyarakat,” ujar Halikinnor, Jumat (19/6).

Halikinnor turut menyampaikan apresiasi kepada Kemenhub atas dukungan yang diberikan selama ini. Salah satu buah manis dari sinergi tersebut Adalah, keberhasilan Bandara Haji Asan melayani pendaratan perdana pesawat jet berbadan besar, Airbus A320 milik maskapai Super Air Jet, pada 12 Juni 2026 lalu.

“Masuknya pesawat Airbus A320 menjadi sejarah baru bagi Bandara Haji Asan. Ini tidak hanya memperkuat konektivitas udara, tetapi juga membuka keran peluang investasi dan pariwisata yang lebih besar bagi Kotim,” ungkapnya.

Untuk menjaga tren positif tersebut,Pemkab Kotim mengajukan sejumlah usulan strategis kepada pemerintah pusat.

Usulan itu mencakup pelebaran landasan pacu (Runway), termasuk peningkatan kekuatan perkerasan atau Pavement Classification Number (PCN), agar bandara mampu melayani pesawat berukuran lebih besar dengan standar keselamatan optimal.

Pembangunan pagar pengaman, penggunaan sistem pagar knock-down di jalur alternatif sisi timur landasan pacu. Hal ini bertujuan menjaga keamanan operasional penerbangan tanpa mematikan akses jalan bagi warga sekitar.

Tak hanya menuntut pusat, Pemkab Kotim juga menunjukkan komitmennya dengan mengalokasikan dana dari APBD, untuk merelokasi gedung Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK).

Turut hadir menerima rombongan Pemkab Kotim dalam pertemuan itu, antara lain Direktur Angkutan Udara Agustinus Budi Hartono, Sekretaris Ditjen Hubud Achmad Setiyo Prabowo, Kasubdit Angkutan Udara Niaga Berjadwal Urip Rahayu, serta Kabag Perencanaan Ditjen Hubud Krisna Dia Pranata. (boe)

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks
Katang.ID - Media Berita Kalimantan Tengah TV YouTube

Berita Terkini

Indeks