Stok Aman Tapi Antrean BBM Muncul Lagi di Palangka Raya, Wawali Bilang Masalah Ada pada Distribusi

Kondisi salah satu SPBU di Kota Palangka Raya yang mengalami kekosongan pasokan karena distribusi BBM belum sampai, Senin (27/7/2026). (Foto Wisanggeni/Katang.id)
Penulis: Redaksi
Senin, 27 Juli 2026 | 13:30:00 WIB

KATANG.ID-Belakangan kembali terlihat kendaraan berderet panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Kota Palangka Raya. Fenomena antrean yang sempat mereda kini muncul lagi, membuat warga bertanya-tanya dan harus meluangkan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan kebutuhan pokok kendaraan mereka.

 

Merespons keresahan yang menyebar di tengah masyarakat, Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini memberikan penjelasan tegas. Ia memastikan, pasokan Bahan Bakar Minyak secara keseluruhan masih dalam kondisi aman dan tersedia cukup.

 

“Berdasarkan laporan yang diterima pemerintah, stok BBM sebenarnya tidak bermasalah. Kendala yang terjadi bukan karena kekurangan barang, melainkan pada proses distribusi dan pengirimannya,” ujar Achmad Zaini, Senin (27/7/2026).

 

Gangguan distribusi ini, lanjutnya, terjadi karena terhambatnya sejumlah jalur sungai yang menjadi urat nadi pengiriman di wilayah Kalimantan. Selain itu, tingginya penyerapan BBM oleh sektor-sektor tertentu juga turut memengaruhi ketersediaan yang sampai ke tangan masyarakat di lapangan.

 

Kondisi ini wajar memicu pertanyaan warga, mengingat antrean serupa baru saja terjadi beberapa waktu lalu. Masyarakat tentu berharap hal seperti ini tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas harian mereka.

 

Achmad Zaini menegaskan, pemerintah sangat memahami dampak yang dirasakan warga. Oleh karena itu, jika gangguan yang merugikan masyarakat masih berlanjut, pihaknya tidak akan tinggal diam.

 

“Jika ke depannya masih terjadi hal yang mengganggu hajat hidup orang banyak, pemerintah akan meminta pertanggungjawaban dan penjelasan secara rinci kepada pihak yang berwenang,” tegasnya.

Dia menekankan bahwa Pemerintah Kota berdiri di sisi masyarakat. Kelancaran aktivitas warga adalah prioritas utama, dan gangguan pasokan yang berulang tentu tidak boleh dibiarkan terus menerus.

 

Pemerintah berharap kendala yang ada segera diatasi oleh pihak terkait. Dengan begitu, aliran BBM dapat kembali lancar merata ke seluruh SPBU, dan warga Palangka Raya tak perlu lagi kehilangan waktu berharga hanya untuk mengantre bahan bakar.(red/wis)

 

Reporter: Redaksi