Perkuat Penanganan Karhutla, Polresta Palangka Raya Terima Bantuan Peralatan dari Kapolda Kalteng
KATANG.ID – Polresta Palangka Raya menerima bantuan peralatan lengkap penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diserahkan langsung oleh Pimpinan Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah. Penyerahan dilakukan di Kantor Bagian Logistik (Baglog) Polresta Palangka Raya pada Selasa (21/7/2026), sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi datangnya musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Kegiatan penyerahan tersebut, dihadiri oleh Kepala Bagian Operasi (Kabagops), Kepala Bagian Logistik (Kabaglog), serta jajaran personel dari kedua bagian tersebut. Bantuan yang diberikan nantinya akan difungsikan sebagai sarana pendukung utama dalam operasi penanganan karhutla di seluruh wilayah hukum Polresta Palangka Raya.
Mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., Kabagops Kompol Hendry menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, tambahan peralatan ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesiapan personel saat bertugas di lapangan.
“Bantuan ini akan semakin mendukung kesiapan personel dalam menghadapi karhutla. Seluruh peralatan akan segera dicek dan diuji fungsinya agar siap digunakan kapan saja dibutuhkan,” ujarnya.
Secara rinci, peralatan yang diterima meliputi mesin pompa air, selang pemadam, nozzle, serta adaptor penyambung. Selain peralatan teknis, juga diserahkan perlengkapan keselamatan perorangan seperti helm pemadam, masker khusus asap beserta filter, pakaian khusus pertolongan dan pencarian, sarung tangan, sepatu kerja, senter, hingga tas penyimpanan perlengkapan.
Melalui Kepala Bagian Logistik Umum (Karo Log) Polda Kalteng, Kapolda mengarahkan agar seluruh barang bantuan segera diinventarisasi, diuji coba kinerjanya, dan ditempatkan di titik-titik wilayah yang dinilai paling rawan terjadi kebakaran. Seluruh peralatan juga wajib dicatat dan didata secara resmi dalam Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN) agar pengelolaannya teratur dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami akan memanfaatkan bantuan ini secara maksimal untuk mendukung tugas di lapangan. Kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting agar penanganan karhutla dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan efektif guna meminimalkan luas lahan yang terbakar,” pungkas Kompol Hendry. (red/wis)