KATANG.ID — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali merambah ke permukiman warga. Sebuah rumah milik warga di Jalan Dulin Kandan 3, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, hangus terbakar pada Rabu (9/9/2026). Dugaan kuat api berasal dari rembetan kobaran lahan kosong di sekitar pemukiman, yang dengan cepat menjalar ke bangunan tempat tinggal.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Alfrianto, membenarkan peristiwa tersebut. Rumah yang terbakar menurutnya berukuran sekitar 4x6 meter dan diketahui milik Iwung (40) yang sehari-hari bekerja sebagai pemain musik.
"Penyebab kebakaran diduga dari rembetan kebakaran lahan kosong yang mengenai bangunan rumah," ungkap Alfrianto dalam keterangan resmi Disdamkarmat Kota Palangka Raya.
Laporan darurat diterima melalui layanan panggilan CC 112 tepat pukul 11.01 WIB. Petugas siaga langsung bergegas menuju lokasi dan tiba hanya dalam waktu sekitar delapan menit — pukul 11.09 WIB. Kecepatan tiba di lokasi menjadi kunci agar api tidak meluas ke bangunan-bangunan lain yang berdekatan.
Tim yang dikerahkan terdiri dari Regu III Mako Damkar dan Regu III Bidang Penyelamatan, menggunakan satu unit armada pemadam Hino Ziegler. Begitu tiba, petugas langsung melakukan penyemprotan air dan pemadaman hingga tahap pendinginan, guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menjalar ke rumah maupun area sekitar.
Proses penanganan juga mendapat dukungan dari unsur TNI/Polri serta Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, yang turut membantu pengamanan lokasi dan pengawasan sumber api dari arah lahan.
Alfrianto, menyebutkan seluruh proses penanganan kebakaran resmi selesai sekitar pukul 12.23 WIB. Setelah kondisi dinyatakan aman sepenuhnya, petugas melakukan pendataan akhir serta pengecekan menyeluruh terhadap personel, kendaraan, dan peralatan sebelum kembali ke Markas Pemadam Kebakaran.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ditemukan korban jiwa maupun korban luka. Satu bangunan rumah milik Iwung tersebut dilaporkan terbakar habis, sementara satu rumah lainnya mengalami dampak kerusakan ringan akibat panas dan asap. Adapun nilai kerugian materi yang diderita pemilik rumah hingga saat ini masih dalam proses pendataan dan belum dapat dirinci secara pasti.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat nyata bahwa karhutla yang terus berlanjut di sejumlah titik di Palangka Raya kini semakin mendekati dan membahayakan kawasan tempat tinggal warga. Warga diimbau tetap waspada, menjaga jarak aman dari lahan kering, dan segera melaporkan titik api ke layanan 112 apabila mendapati tanda-tanda kebakaran di sekitar lingkungan tempat tinggal. (red)