KATANG.ID- Isenmulang Kalteng FC siap melakoni laga perdana bersejarah di BRI Super League 2026/2027. Sebagai tim tamu, mereka akan menantang Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang dengan tekad membawa pulang poin penuh dari pekan pertama musim ini.
Pertandingan akan digelar, Jumat (4/9/2026), mulai pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi ujian pertama kedua tim sekaligus penanda debut Isenmulang Kalteng FC di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pelatih Kepala Isenmulang Kalteng FC, Mundari Karya, menyatakan seluruh persiapan telah dilakukan secara matang menjelang pertandingan. Ia menegaskan rasa bangga membawa tim yang dibentuk dari jenjang terbawah hingga tampil di panggung nasional.
“Isenmulang Kalteng FC adalah salah satu tim yang mempunyai DNA yang sangat baik karena tim ini dibentuk dari Liga 3, naik ke Liga 2, dan kemudian lolos ke Liga 1. Saya pikir ini sangat positif karena klub ini mempunyai ide yang bagus dalam berkompetisi,” ujar Mundari dalam jumpa pers jelang laga, Kamis (3/9/2026).
Ia mengakui tantangan di kasta tertinggi berbeda dibandingkan jenjang sebelumnya, terutama terkait peran pemain asing. Hanya dua pemain asing Léo Lelis dan Douglas Cruz, menurutnya yang pernah berlaga di Indonesia. Skuad asing lainnya baru pertama kali merasakan atmosfer sepak bola nasional.
“Yang paling penting saya pikir kami bisa cepat beradaptasi dengan kompetisi Liga 1 ini. Segalanya sudah kami persiapkan dengan matang,” tambahnya.
Gelandang Isen Mulang, Makan Konate, mantan pemain Arema FC pun memastikan seluruh rekan setimnya siap bertanding maksimal. Kedatangannya ke Malang bukan sekadar menandingi tuan rumah, melainkan mengincar poin penuh.
“Kami tahu Arema adalah tim yang sudah lama bermain di Liga Super. Kami datang ke Malang untuk mencari poin. Semua pemain sudah siap dan besok kami akan menjalankan strategi yang diberikan pelatih untuk bermain maksimal,” ucap Konate.
“Insya Allah targetnya supaya kami bisa mendapatkan poin penuh melawan Arema besok,” tegasnya.
Sementara di kubu lain, Pelatih Arema FC, Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, meminta anak asuhnya tampil fokus sejak menit pertama. Sebab, menurutnya laga perdana selalu membawa tekanan tersendiri, sekalipun bermain di kandang sendiri.
“Kami akan bermain di kandang dalam laga pertama. Setiap laga debut memiliki kesulitannya sendiri,” kata Marcos Santos.
Pelatih asal Brasil itu meminta dukungan penuh Aremania memenuhi Stadion Kanjuruhan. Dukungan suporter dinilai menjadi kekuatan tambahan bagi tim sekaligus meredam tekanan di lapangan.
“Kami akan membutuhkan dukungan Aremania yang hadir di stadion, untuk memberikan semangat. Sebab, pertandingan debut selalu sulit. Karena bermain di kandang, kami harus memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Marcos pun tak memandang ringan lawan. Ia mengamati Isenmulang Kalteng FC datang dengan organisasi permainan yang rapi, terlatih baik, dan memiliki karakter permainan yang kokoh.
“Kami akan menghadapi tim yang terorganisasi dengan baik, memiliki persiapan bagus, dan terlatih,” pungkasnya.
Laga pembuka ini pun dapat dipastikan menjadi salah satu pertandingan yang paling dicermati pada pekan pertama. Tiga poin di Kanjuruhan menjadi sasaran utama bagi kedua tim yang sama-sama ingin memulai musim dengan langkah kemenangan.(red/wis)