Bupati Dorong LPTQ Mampu Beradaptasi dengan Perkembangan Teknologi Digital dan AI
KATANG.ID- Bupati Kobar Hj. Nurhidayah SH MH. Mengukuhkan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Periode 2026–2030 di Aula Sangga Banua, Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (29/7).
Dilansir dari laman mmc.kobar. Bupati Hj. Nurhidayah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah menerima amanah untuk memimpin LPTQ Kabupaten Kobar selama lima tahun ke depan.
Menurutnya, kepengurusan baru memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat syiar Alquran sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan generasi Qurani di daerah.
"Amanah yang diterima bukanlah sekadar sebuah kehormatan, melainkan tanggung jawab besar untuk terus mengembangkan syiar Alquran, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat," ujar Hj. Nurhidayah.
Hj. Nurhidayah menegaskan bahwa LPTQ memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai penyelenggara Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), tetapi juga sebagai motor penggerak pembinaan tilawah, tahfiz, tafsir, kaligrafi, dan berbagai cabang seni baca Al-Qur'an secara berkesinambungan.
"Melalui pembinaan yang terarah, kita berharap akan lahir generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Alquran dengan baik dan benar, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Hj. Nurhidayah juga mendorong LPTQ agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna meningkatkan efektivitas organisasi, termasuk memanfaatkan media publikasi untuk menyampaikan berbagai kegiatan kepada masyarakat.
Ketua Umum LPTQ Kabupaten Kobar yang baru Suyanto, SH MH. Menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah kepengurusan periode 2026–2030.
Ia menegaskan komitmen pengurus untuk memperkuat pembinaan secara berjenjang dan berkelanjutan. Guna melahirkan lebih banyak qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, dan insan-insan Qur'ani asal Kobar.
"Kami akan memprioritaskan pembinaan secara berkala dan berkelanjutan karena kami yakin kesuksesan tidak dapat diraih secara instan, perlu pembinaan yang berjenjang dan terus-menerus agar lahir bibit-bibit pecinta Al-Qur'an asli Kotawaringin Barat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional," ungkap Suyanto.( beo)